Transparansi: Artikel ini berisi tautan afiliasi resmi Ledger dan Trezor. Jika Anda membeli melalui tautan ini, kami mendapat komisi. Ini tidak menambah harga, dan kami SANGAT MENYARANKAN Anda hanya membeli melalui saluran resmi untuk mengurangi risiko menerima perangkat yang sudah dimodifikasi.
Ledger Nano X vs Trezor Safe 3:
Mana Dompet Dingin Terbaik untuk Investor Indonesia?
Bursa kripto bisa bangkrut kapan saja, seperti yang terjadi pada FTX. Jika Anda ingin menyimpan aset untuk jangka panjang, perlindungan utama Anda adalah dompet perangkat keras atau dompet dingin. "Not your keys, not your coins".
Artikel arsip · Terakhir ditinjau April 2026 · Oleh redaksi xtexe.com. Aturan bursa sering berubah, periksa situs resminya sebelum bertindak.
Kesimpulan Cepat
Ledger menang di ekosistem dan penggunaan mobile. Trezor menang di open-source dan transparansi.
Ledger (Rekomendasi: Nano X)
- Chip Keamanan (Secure Element): Menggunakan chip keamanan bersertifikat yang dirancang tahan terhadap peretasan fisik.
- Bluetooth & Mobile: Nano X terhubung mulus ke iOS/Android via Bluetooth. Sangat praktis bagi orang Indonesia yang lebih suka transaksi DeFi lewat HP.
- Dukungan Koin Luas: Mendukung sangat banyak token, NFT, dan jaringan.
Trezor (Rekomendasi: Safe 3)
- 100% Kode Terbuka: Siapa pun bisa memeriksa kode Trezor, sehingga lebih mudah memastikan tidak ada "pintu belakang" yang ditanam oleh pabrikan.
- Shamir Backup: Fitur ini memecah frasa pemulihan menjadi beberapa bagian (misalnya perlu 2 dari 3 bagian untuk memulihkan), sehingga memberi perlindungan tingkat korporat.
- Tanpa Bluetooth: Trezor wajib pakai kabel USB. Lebih aman dari serangan nirkabel, tapi agak merepotkan jika Anda pengguna iPhone.